Minggu, 05 Juni 2011

ASAL USUL KRUI


Berbicara tentang asal usul kota Krui – Lampung Barat,  tentu tidak bisa lepas dari keberadaan Way Krui. Sekarang Way Krui diabadikan menjadi nama sebuah kecamatan baru yang merupakan daerah pemekaran dari kecamatan Pesisir Tengah. Daerah otonomi baru itu dinamakan Kecamatan Way Krui.

Krui adalah ibukota kecamatan Pesisir Tengah di dalam Kabupaten Lampung Barat, Lampung. Krui berada di daerah pesisir Samudera Hindia. Sebagai daerah pesisir, Krui memiliki potensi pariwisata terutama wisata pantai. Tempat-tempat yang sering dijadikan tempat wisata dan sering dikunjungi adalah Pantai Labuhan Jukung dan Pantai Walur. Potensi sumber daya alam yang dihasilkan adalah dari hasil bumi yang sudah dikenal dunia internasional seperti damar, lada dan cengkeh. Sumber pendapatan masyarakat kebanyakan dari berdagang, nelayan dan bertani.

Mayoritas penduduk krui terutama pasar krui adalah pendatang dari daerah lain kecuali warga desa Ulu Krui dan warga desa Way Napal yang mempunyai garis/asal-usul dari Kerajaan Sekala Brak (asal keturunan suku Lampung), sebenarnya ada beberapa daerah yang merupakan garis keturunan Kerajaan Sekala Brak seperti Pedada, Bandar, La'ay dan Way Sindi yang menurut kisah adalah keturunan dari Suku Tumi(Suku asli Lampung) yang lari saat Kerajaan Sekala Brak dikalahkan oleh 4 putra Raja Pagaruyung yang selanjutnya menjadi cikal bakal penyebaran dan keturunan suku Lampung. Yang kemudian suku Tumi yang lari tersebut dapat ditaklukkan oleh Lemia Ralang Pantang yang datang dari daerah Danau Ranau dengan bantuan lima orang punggawa dari Paksi Pak Sekala Brak. Dari kelima orang punggawa inilah nama daerah ini disebut dengan Punggawa Lima karena kelima punggawa ini hidup menetap pada daerah yang telah ditaklukkannya.

Legenda daerah Tapanuli menyeritakan, zaman dahulu meletus gunung berapi yang menimbulkan Danau Toba. Ketika gunung itu meletus, ada empat orang bersaudara berusaha menyelamatkan diri. Salah satu dari empat saudara itu bernama Ompung Silamponga, terdampar di Krui, Lampung Barat. Ompung Silamponga kemudian naik ke dataran tinggi Belalau atau Sekala Brak. Dari atas bukit itu, terhampar pemandangan luas dan menawan hati seperti daerah yang terapung. Dengan perasaan kagum, lalu Ompung Silamponga meneriakkan kata, "Lappung" (berasal dari bahasa Tapanuli kuno yang berarti terapung atau luas). Dari kata inilah timbul nama Lampung. Ada juga yang berpendapat nama Lampung berasal dari nama Ompung Silamponga itu.

Krui saat ini sedang dalam persiapan menjadi Kabupaten Pesisir yang wilayahnya nanti meliputi dari daerah Bengkunat, pesisir selatan sampai dengan Pugung, pesisir utara. Bila dikemudian hari telah diresmikan menjadi Kabupaten Pesisir Barat berarti secara administratif memisah dari Kabupaten Lampung Barat.

1 komentar:

  1. Maaf kalau boleh tau dari mana narasumber nya? Asal usul krui

    BalasHapus