Konon pasukan inggris memasuki wilayah krui dgn niat ingin menjajah tanah krui,alasannya begitu sempit untuk di kaji,karena di krui termasuk wilayah yg mempunyai hasil bumi yg banyak.
Sebelum inggris masuk ke krui,terdapat tujuh orang yg memiliki kemampuan yg luar biasa yg berasal dari
Balak Wai Tegaga.
Tujuh orang tersebut terbang menuju tempat pasukan inggris mendarat dengan menggunakan sebuah batu besar yang di namakan
Batu Mengining
Sesampainya mereka di tujuan,mereka langsung menaiki sebuah gunung demi mengatur dang mempertimbangkan cara menumpas pasukan inggris.Setelah bermusyawarah,di temukanlah jalan keluarnya diantaranya:
1. ada yg menyerang melalui jalan air dan
2. ada yg menyerang melalui jalan darat
Gunung Dimana tempat mereka bermusyawarah tadi di namakan
Gunung Timbangan.
Ending cerita,pertempuran terjadi dgn begitu sengitnya dengan menghasilkan kemenangan untuk tujuh orang yg berasal dari pekon
Balak Wai Tegaga
Setelah perang,barulah ketujuh orang tersebut menetap di krui masing2 bertempat tinggal di:
1.
Raja Alam Di kampung Pedada
2.
Raja Nurkodhim Di pekon Balak Laay
3.
Raja Belang di pekon Kebagusan
4.
Raja Basa di pekon Raja Basa pinggir Laut
Tiga dari Tujuh orang tersebut pergi ke arah Selatan Krui dan sampai sekarang tidak ditemukan keberadaan makamnya.
Setelah sekian lama krui aman,datang lagi pasukan Inggris dengan kapal Induknya.Kedatangan inggris ke krui di ketahui
Raja Nurkodhim,sihingga
Raja Nurkodhim terabang menuju kapal induk pasukan inggris.
Terjadilah pertempuran yg sengit,singkat cerita pertempuran tersebut di menangkan oleh
Raja Nurkodhim.
satu satunya pasukan Inggris yg selamat hanya nahkoda kapal induk tersebut.
Pertempuran Dengan Inggris pernah juga terajadi di
Layapan,beribu ribu tentara inggris mati di layapan tersebut,sampai sekarang di namakan
Sabah Layapan bertempat Di pekon Menyancang.
Setelah peperangan selesai,
Raja Nurkodhim pergi Ke Banten demi menemui
Sultan Maulana Hasanuddin.
Di sana
Raja nurkodhim banyak belajar tentang adab kesopanan,setelah cukup lama menimba ilmu
Raja Nurkodhim pulang ke Krui.
Nama Krui terjadi setelah peperangan dengan tentara inggris selesai.
Krui berarti Duri,sebab dahulu kala sebelum berganti nama menjadi krui,daerah ini dipenuhi dengan banyak duri,Sehingga rakyat lampung khususnya di krui,memberinya
Nama Krui sampai sekarang.
Di krui,ada juga yang namanya
Air Krui,di air itulah tempat
Raja Alam mendudukan
Raja Nurkodhim sebagai raja.
Di krui ada yg namanya
pekon Balak Laay,Penggawa 5,Ulu 5 kalau dahulu di sebut dengan nama
Pasirah 10 pekon.